Pesan Luhut untuk Keponakannya yang Jabat CIO Danantara

Jakarta Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pesan untuk keponakannya, INITOGEL Pandu Sjahrir, yang kini menjabat sebagai Chief Investment Officer (CIO) di Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Momen ini terjadi dalam peluncuran Yayasan Padi Kapas Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin, 28 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Luhut kagum dengan kiprah Pandu yang menurutnya berhasil meneruskan bahkan jejak sang ayah, almarhum Dr Sjahrir atau yang akrab disapa Ci’il.

“Kalau sekarang bapakmu (Dr Sjahrir) lihat dari langit sana, dia bilang, paten juga anakku ini,” ucap Luhut dalam sambutannya.

Luhut menambahkan Pandu tak hanya mewarisi kecerdasan dan semangat dari ayahnya, tapi juga menunjukkan kapasitas yang lebih besar. Namun di balik pujian tersebut, Luhut juga menekankan kecerdasan saja tidak cukup untuk mengemban amanah besar.

“Ya Pandu, saya titip, pintar saja tidak cukup, tapi karakter is very important. Bekerjalah dengan hati. Karena kalau kamu bekerja dengan hati maka banyak hal-hal baik yang bisa kamu lakukan,” pungkasnya.

Alasan Keponakan Luhut Diangkat Jadi CIO Danantara

Pandu Sjahrir saat konferensi pers di Bank Indonesia, Selasa (11/2/2025). (Foto: Bank Indonesia)

Pandu Sjahrir saat konferensi pers di Bank Indonesia, Selasa (11/2/2025). (Foto: Bank Indonesia)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Daya Anagata Nusantara (Danantara) Senin, 24 Februari 2025. Sorevereign Wealth Funds (SWF) milik Indonesia ini dipimpin oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani.

Selain Rosan, ada Pandu Sjahrir, yang merupakan keponakan dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan. Pandu menjabat Holding Investasi atau Chief Investment Officer (CIO) Danantara.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menepis jika Pandu ditunjuk karena ia adalah keponakan Luhut. Menurutnya, semua berdasarkan pertimbangan profesionalisme.

“Semua berdasarkan pertimbangan profesionalisme,” kata Hasan lewat pesan singkat, Senin (24/2/2025).

Sementara itu, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria akan berperan untuk memegang holding operasional.

“Nanti Danantara akan dipimpin oleh Bapak Rosan Roeslani, nanti akan dibantu oleh Bapak Pandu Sjahrir, akan dibantu juga oleh Bapak Dony Oskaria,” kata Hasan.

“Nanti Bapak Dony Oskaria sebagai holding operasional, karena dibuat Danantara ada dua holding, holding operasional dan holding investasi, dan Bapak Pandu Sjahrir yang akan memegang holding investasi,” sambungnya.

Pengawas dan Penasihat Danantara

Hasan melanjutkan, lembaga itu juga memiliki struktur dewan pengawas yang diketuai oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakilnya, Muliaman Hadad.

“Ketua Dewan Pengawas yang sudah ditunjuk oleh Presiden adalah Bapak Erick Thohir, dan Wakil Ketua Dewan Pengawas Bapak Muliaman Hadad,” ucap Hasan.

Hasan menambahkan, para mantan presiden juga diajak untuk menjadi penasihat Danantara.

“Nanti mantan-mantan presiden itu nanti akan diajak untuk menjadi penasihat, agar lembaga ini betul-betul dikawal, dijaga oleh figur-figur yang penuh integritas dan memang cinta Indonesia,” kata Hasan.

Sumber : Doktersehat99.id