Jakarta – Bayangkan sebuah keluarga yang sangat kaya dan berpengaruh, tiba-tiba dihadapkan pada masalah besar. Bank-bank raksasa yang INITOGEL selama ini menjadi mitra mereka, serentak menutup ratusan rekening. Inilah yang terjadi pada keluarga Trump pada 2021.
Beberapa bank, seperti Deutsche Bank dan Signature Bank, mengumumkan bahwa mereka menghentikan semua bisnis dengan Trump. Keluarga Trump, melalui perwakilan seperti Eric Trump, mengklaim bahwa penutupan rekening ini dilakukan atas dasar diskriminasi politik.
Dikutip dari coinmarketcap, Rabu (27/8/2025), bukan rahasia lagi, setelah peristiwa itu, keluarga Trump merasa kesulitan dengan sistem perbankan tradisional. Namun, bukannya menyerah, mereka justru menemukan jalan lain.
Eric Trump, salah satu putra dari Donald Trump, mengungkapkan bahwa masalah ini menjadi pemicu utama bagi mereka untuk terjun ke dunia kripto.
“Bank-bank menutup ratusan rekening Trump setelah tahun 2021, mendorong keluarga tersebut menuju adopsi kripto dan rencana tokenisasi,” ujar Eric Trump.
Mengapa Kripto Jadi Solusi?
Aset kripto memecoin bertema Donald Trump (TRUMP). (Foto: By AI)
Kripto, dengan sifatnya yang terdesentralisasi, menawarkan solusi yang tidak terikat pada bank atau institusi keuangan mana pun.
Bagi keluarga Trump, ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan kembali kendali penuh atas keuangan mereka. Mereka tidak lagi bergantung pada sistem yang bisa saja menolak atau menutup akses mereka.
Eric Trump sendiri mengakui, ia mendedikasikan lebih dari 50% waktunya untuk proyek-proyek kripto. Bahkan, Donald Trump Jr. juga mendirikan sebuah proyek bernama American Bitcoin. Langkah ini menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mengadopsi teknologi baru ini.
Dengan beralih ke kripto, keluarga Trump tidak hanya membeli Bitcoin atau Ethereum—mereka juga mulai mengeksplorasi tokenisasi aset.
Masa Depan Keuangan Trump dan Kripto
Gaya Formal Keluarga Donald Trump saat Pelantikan Presiden Amerika Serikat. [@ivankatrump]
Keputusan keluarga Trump ini memiliki dampak yang luas. Pertama, ini memberikan legitimasi bagi dunia kripto. Ketika tokoh sebesar mereka berinvestasi, ini mengirimkan sinyal kuat kepada investor lain dan bahkan pemerintah, bahwa kripto bukan lagi sekadar tren sesaat.
Kedua, ini bisa memicu perdebatan tentang regulasi. Karena tokoh publik seperti mereka terlibat, pemerintah mungkin akan lebih cepat mengambil langkah untuk membuat aturan yang jelas bagi industri kripto.
Ketiga, mereka bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan besar lainnya untuk mengikuti jejak mereka. Strategi mereka, yang mirip dengan yang dilakukan oleh Michael Saylor dengan MicroStrategy, bisa menjadi model baru di mana aset perusahaan diubah menjadi aset digital.
Saat ini, perkiraan kepemilikan aset kripto keluarga Trump mencapai USD 2,4 miliar, sebuah angka yang fantastis dan menunjukkan betapa besarnya keyakinan mereka terhadap masa depan keuangan digital.
Kisah keluarga Trump ini adalah contoh nyata bagaimana tantangan bisa melahirkan inovasi. Akankah ini menjadi awal dari era baru di mana perusahaan besar beralih ke kripto sebagai aset utama mereka? Kita tunggu saja.
Sumber : Doktersehat99.id